Kamis, 14 Juli 2016

Kasih bukan Persembahan

Pada saat kita (A&C) mengadakan acara ulang tahun untuk anak B, saya mengamati betapa senangnya anak kami merayakannya. Raut kebahagiaan terpancar sejak kami ajak menghias ruangan berlanjut mempersiapkan makanan, dan terlebih ketika melihat banyak teman-temannya datang mengucapkan selamat. Sebagian mereka memberikan hadiah untuk anak kami B. Dari senyum yang diberikan saya melihat B amat bahagia di sini. 

Kegembiraan seorang anak (B) terpancar sepanjang acara. Saya menduga karena dia merasa semua orang sedang memberikan kasih dalam bentuk kehadiran, doa dan hadiah. Menurut saya hadiah memang serupa persembahan kita kepada Pencipta. Namun sebagaimana anak saya B, Dia lebih berkenan bahwa yang diberikan kehadiran, doa dan persembahan itu adalah perwujudan kasih kita padanya. Kita sedang meneladan Dia yang maha pengasih. Kasih berada melebihi persembahan. Berikalah kasih bukan persembahan.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar